Rabu, 19 Ogos 2009

Donal dalam komik

Sampul komik Donal Bebek tahun 1949 yang terdapat dalam cerita yang terkenal, Lost in the Andes. Gambar sampul dan cerita dibuat oleh Carl Barks.Saat kartun Donal menikmati popularitas tinggi di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, komik-komik Donal baik yang mingguan ataupun bulanan menikmati popularitas terhebatnya di banyak negara-negara Eropa, terutama Norwegia dan Finlandia, tapi juga Denmark, Jerman, Italia, Belanda, dan Swedia. Kebanyakan dari komik itu diproduksi oleh Perusahaan Disney cabang Italia di Italia dan oleh Perusahaan Disney Egmont di Denmark, Norwegia, Finlandia dan Swedia.

Menurut data tentang komik Disney di seluruh dunia, komik-komik Amerika, Italia dan Denmark disebar ke beberapa negara. Hampir diantara semua negara dibawah, publikasi komik Donal masih terus berlanjut: Australia, Amerika Serikat, Arab Saudi, Austria, Belgia, Belanda, Brazil, Bulgaria, Ceko, Denmark Kepulauan Faroe), Estonia, Finlandia, Guyana, Hungaria, India, Indonesia, Inggris, Islandia, Israel, Italia, Jerman, Kolombia, Latvia, Lithuania, Meksiko, Mesir, Norwegia, Perancis, Polandia, Portugis, Romania, Russia, Slovenia, Spain, Swedia, Thailand, Republik Rakyat Cina, Turki, Yunani, dan bekas Yugoslavia


[sunting] Perkembangan awal
Meskipun sebuah publikasi Disney yang bernama Mickey Mouse Annual pada tahun 1931 menyebutkan sebuah karakter bernama Donal Bebek, karakter ini muncul pertama kali di komik pada koran yang berdasarkan pada film pendek The Wise Little Hen dan dipublikasi tahun 1934, untuk beberapa tahun kemudian, Donal muncul dalam beberapa strip Disney, dan pada tahun 1936, dia telah berkembang menjadi salah satu karakter paling populer di komik strip Silly Symphonies . Ted Osborne adalah penulis utama komik strip tersebut, bersama Al Taliaferro sebagai artisnya. Osborne dan Taliaferro juga memperkenalkan beberapa karakter pembantu Donal, termasuk keponakannya, Kwik, Kwek, dan Kwak.

Pada tahun 1937, sebuah penerbit Italia bernama Mondadori membuat cerita pertama Donal Bebek dalam bentuk buku komik. Cerita 18 halaman yang dibuat oleh Federico Pedrocchi adalah cerita pertama yang mengisahkan Donal sebagai petualang, bukan sebagai pelawak. Perusahaan penerbit Fleetway di Inggris juga mulai mempublikasi buku komik Donal Bebek.


[sunting] Perkembangan dibawah Taliaferro
Sebuah komik strip harian yang bernama Donald Duck yang digambar oleh Taliaferro dan cerita ditulis oleh Bob Karp mulai muncul di Amerika Serikat pada tanggal 2 Februari 1938. Taliaferro dan Karp membuat lebih banyak karakter untuk Dunia Donal Bebek. Anjing St. Bernard bernama Lubas, dan keluarganya termasuk sepupunya Agus Angsa dan Nenek Bebek. Juga munculnya pacar dari Donal, Desi Bebek. Taliaferro juga memberi Donal sebuah mobil, yaitu mobilnya yang berwarna merah berplat nomor 313 dengan jenis mobil Belchfire Runabout tahun 1934, pada sebuah cerita di tahun 1938.


[sunting] Publikasi dibawah Carl Barks

Carl Barks mengunjungi Finlandia bulan Juni tahun 1994Pada tahun 1942, Western Publishing mulai membuat komik dan cerita tentang Donal dan karakter Disney lainnya. Bob Karp bekerja pada awal, membuat sebuah cerita bernama Donald Duck Finds Pirate Gold. Penerbit baru berarti ilustrator baru, seperti Carl Barks and Jack Hannah. Barks nantinya akan terus membuat komik dengan tema berburu harta karun.


Kota Bebek, tempat tinggal Donal Bebek. Ini adalah Kota Bebek yang terlihat dalam film DuckTales.Barks langsung mengambil alih publikasi atas versi buku komik Donal Bebek baik penulis dan ilustrator. Dibawah penanya, versi komik Donal Bebek bercabang lebih jauh dari rekan animasinya, menjadi lebih banyak tema petualangan, tingkat kemarahannya dikurangi, dan lebih pandai. Boris adalah karakter satu-satunya dari komik strip Miki Tikus yang muncul dalam Dunia Donal Bebek.

Barks juga membuat Kota Bebek untuk tempat tinggal Donal Bebek. Di Kota Bebek juga terdapat beberapa karakter pembantu, contohnya Untung Angsa (1948), Lang Ling Lung (1952), Gober Bebek (1947), Mimi Hitam (1961), Gover Bebek (1956), Gerombolan Siberat (1951), Titi, Tita, dan Tati (1953), Pokijan (1944) dan Roker Bebek (1961). Banyak karakter Taliaferro yang juga muncul dalam cerita buatan Carl Barks, termasuk Kwik, Kwek, dan Kwak. Barks banyak membuat kisah Donal yang berpetualang, dan Gober Bebek menjadi salah satu karakter favoritnya untuk berpasangan dengan Donal Bebek. Popularitas Gober berkembang, dan pada tahun 1952, Gober Bebek akhirnya memiliki komiknya sendiri.

Pada saat ini, Barks lebih mengkonsentrasikan usahanya pada cerita-cerita Gober, dan kemunculan Donal lebih difokuskan pada komedi atau dia menjadi pembantu Gober, karena dia dikisahkan memiliki banyak sekali hutang kepada Pamannya yang sangat kaya.


[sunting] Donal sebagai Super Donal
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Super Donal

Donal Bebek sebagai Super Donal.Meskipun Donal adalah tokoh yang pemalas, ceroboh, dan pemarah, namun ia memiliki identitas rahasia sebagai seorang pahlawan super yang selalu membela kebenaran. Pada tahun 1969, beberapa anak-anak memprotes penerbit Donal Bebek versi Italia, Mondadori karena mereka tidak senang jika Donal selalu menjadi pecundang dalam komik. Penulis Guido Martina dan artis Giovan Battista Carpi menanggapi hal ini dengan menjadikan Donal Pahlawan Super yang disebut sebagai Super Donal. Di Denmark, petualangannya telah dipublikasikan dalam sebuah buku kecil yang berjudul "Jumbobøger". Di Finlandia, Super Donal dipublikasikan dalam cerita "Aku Ankan Taskukirja". Pencipta Super Donal juga memperkenalkan Super Donal dalam cerita sebanyak 60 halaman yang berjudul "Paperinik il diabolico vendicatore" yang dipublikasi dalam 2 bagian pada tanggal 8 Juni dan 15 Juni 1969. Debut cerita dimulai saat Donal mewarisi Villa de Rossa dan disana ia akan menemukan catatan harian Fantomius, penjahat terkenal yang kejahatannya selalu sulit diungkap. Setelah itu ia meminta bantuan Lang Ling Lung untuk memberinya peralatan. Misi pertamanya adalah mencuri tempat tidur milik Gober Bebek. Pada tempat tidur milik Gober Bebek, terdapat uang sebesar $1.000.000 dan membuat Untung yang disalahkan. Setelah itu Gober dan Untung bersama polisi dapat mengikuti jejak pencuri ke Villa de Rossa pada hari berikutnya. Untung yang berusaha membersihkan nama baiknya dengan menginvesitagsi villa, namun "lilin" yang dia gunakan untuk penerangan ternyata adalah sebuah dinamit. Tiba-tiba ia menghancurkan villa dan uang itu berterbangan ke segala arah. Gober menyalahkan Untung dan menyatakana tidak akan menuntutnya jika dia mengumpulkan semua uangnya.

Nantinya ia akan sadar bahwa ia bisa menyelamatkan penduduk Kota Bebek dengan peralatannya dan meminta bantuan Lang Ling Lung yang juga satu-satunya yang mengetahui rahasianya.


[sunting] Publikasi dibawah Don Rosa

Gambar Donal Bebek dan 3 keponakannya dalam komik buatan Don Rosa
[sunting] Bekerja untuk penerbit Gladstone
Pada tahun 1985, dia menemukan buku komik produksi penerbit Gladstone di jendela toko komik kecil. Ini adalah komik Amerika Serikat yang pertama yang berisi tentang karakter Disney setelah tahun 1970. Sejak Don Rosa masih kecil, ia sangat suka dengan cerita tentang Donal Bebek dan Gober Bebek. Artis Carl Barks juga senang dengannya dan terus menyukainya selama sisa karirnya. Barks segera memanggil editor Gladstone Byron Erickson dan memberitahunya bahwa Don Rosa adalah salah satu orang Amerika sang lahir untuk menulis dan menggambar komik Gober Bebek. Byron setuju dan membiarkannya mengirim ceritanya, dan Don Rosa mulai menulis cerita pertamanya, Son of the Sun yang dibintangi oleh Gober Bebek, Donal Bebek, Kwik, Kwek, dan Kwak, dan Gover Bebek. Kisah Son of the Sun sukses dan dinominasikan kedalam Harvey Award.

Don Rosa juga menulis beberapa komik lainnya untuk Gladstone sampai tahun 1989. Dia akhirya berhenti bekerja untuk Gladstone karena peraturan dari Disney yang tidak memperbolehkan cerita asli gambaran artis untuk dikembalikan kepada sang artis. Hal ini tidak diterima oleh Don Rosa, karena bagian dari pendapatannya berasal dari menjual ceritanya yang asli, tanpa pendapatan ekstra itu, ia tidak bisa hidup sebagai penggambar buku komik.


[sunting] Bekerja untuk penerbit Oberon
Setelah ia berhenti bekerja untuk Gladstone, ia bekerja untuk penerbit Belanda, Oberon yang mempublikasi majalah Disney untuk anak-anak yang bernama DuckTales (berdasarkan film animasinya pula) karena Oberon menawarkannya gaji yang lebih besar dibanding saat dia di penerbit Gladstone. Don Rosa hanya membuat 1 naskah, yaitu Back in Time for a Dime, setelah itu penerbit Oberon tidak memintanya untuk membuat lebih banyak lagi, dan juga karena masalah dalam menerima gaji, Don Rosa tidak peduli.


[sunting] Bekerja untuk penerbit Egmont

Don Rosa mengunjungi Finlandia tahun 1999Setelah ia bekerja untuk majalah DuckTales, Don Rosa menemukan bahwa penerbit Denmark, Egmont (pada waktu itu disebut Gutenberghus) telah mempublikasi ceritanya dan ingin lebih banyak lagi. Don bergabung dengan Egmont tahun 1990 bersama dengan Byron Erickson, editor Gladstone sebelumnya.

Pada tahun 1991, ia memulai membuat kisah The Life and Times of Scrooge McDuck, sebuah cerita dalam 12 bagian tentang karakter favoritnya. Cerita ini sangat sukses, dan pada tahun 1995, ia memenangkan Eisner Award. Setelah itu,, Don mulai memproduksi bagian yang hilang. Beberapa bagian ekstra tidak diproduksi karena mereka tidak tertarik lagi dengan episode tersebut, namun, penerbit Perancis, Piscou mempublikasi cerita itu, sehingga Don Rosa sejak tahun 1999 memulai bekerja degan Picsou. Kisah ekstra ini disebut dengan Life and times of Scrooge McDuck Companion.

Selain itu, ia juga banyak membuat karya lain, seperti contohnya silsilah keluarga bebek, ia juga membuat banyak kisah petulangan Donal Bebek dan Gober Bebek.


[sunting] Tanggapan atas karyanya
Ia sangat terkenal di Eropa, namun di tanah kelahirannya, Amerika Serikat, ia tidak terlalu terkenal.[8] Selain itu, tidak semua fans dari Carl Barks senang dengan apa yang ia lakukan, bahkan beberapa orang menyatakan bahwa Don Rosa telah menghancurkan Dunia yang telah dibuat oleh Barks.


[sunting] Donal pada masa kecilnya
Terkadang pada beberapa komik berkisah tentang Donal Bebek pada masa kecilnya, yang akrab disebut Doni Bebek. Pada masa kecilnya, dia tinggal bersama dengan Nenek Bebek di Desa Angsa. Dia bersekolah disitu dan berteman dengan beberapa temannya, terutama dengan Barni Luis, Betty Lou, Mili (terkadang namanya dalam bahasa Indonesia di Poket Paman Gober berubah-ubah, contohnya Penny), dan Tom. Donal pada masa kecil memakai baju pelaut seperti saat dia dewasa. Sifat Donal pada masa kecilnya sangat jahil, nakal dan selalu ingin berpetualang.


[sunting] Publikasi lainnya

Beberapa produk yang bergambar Donal Bebek dan Miki Tikus yang mengenakan pakaian tradisional Jepang.Penulis-penulis melanjutkan untuk menggunakan Donal dalam ceritanya di seluruh dunia, contohnya beberapa artis dari studio Disney, yang membuat komik yang ditujukan untuk pasar Eropa. 2 dari mereka adalah Dick Kinney dan Al Hubbard yang membuat karakter baru, yaitu sepupu Donal yang selalu menjadi biang kekacauan, Didi Bebek yang muncul pertama kali pada cerita The Health Nut.

Artis Amerika Serikat, Vic Lockman dan Tony Strobl, yang bekerja langsung untuk komik buku Amerika, membuat karakter Mobi Bebek. Strobl adalah salah satu artis Disney yang paling produktif, dan menggambar banyak cerita yang ditulis oleh Barks setelah dia pensiun. Pada tahun 1990, naskah-naskah ini digambar kembali oleh artis Belanda, Daan Jippes.

Giogio Cavazzano dan Carlo Chendi membuat tokoh Humphrey (Umperio Bogarto dalam bahasa Italia) yang merupakan seorang detektif dan memiliki asisten, yaitu Didi Bebek. Giogio Cavazzano dan Carlo Chendi juga membuat karakter bernama Beko, seekor bebek luar angkasa yang mendarat di Bumi dari kapal terbang yang dalam bentuk koin. Namun dia kehilangan kapal terbangnya, dan berteman dengan Gober, sekarang dia diperbolehkan oleh Gober untuk mencari piring terbangnya di Gudang Uang Gober Bebek.

Romano Scarpa, artis Disney yang sangat penting dan berpengaruh, membuat karakter Brigita, seekor bebek wanita yang sangat mencintai Gober. Meskipun ia selalu ditolak Gober, Brigita terus mencoba untuk merebut hatinya. Scarpa juga membuat Dickie Bebek, cucu dari Glittering Goldie (cinta pertama Gober sewaktu dia masih muda di Klondike) dan Kildare Coot, keponakan dari Nenek Bebek.

Artis Italia Corrado Mastantuono membuat karakter Boboh, seekor bebek yang sinis dan suka mengeluh yang bekerja sama dengan Donal dan Lang Ling Lung.

Artis Amerika William van Horn juga memperkenalkan karakter baru: Rumpus McFowl, seorang bebek tua dengan kemalasannya, yang dikatakan sebagai keponakan dari Gober. Namun, Gober akhirnya mengetahui kalau keponakannya Rumpus adalah setengah sanak keluarganya. Nantinya, Rumpus juga mengetahuinya.

Daniel Branca dan penulis naskah Paul Halas dan Charlie Martin yang bekerja untuk editor Denmark, Egmont, membuat karakter Soni Camar, seorang anak yatim piatu teman dari Kwik, Kwek, dan Kwak, dan musuhnya, Mr. Phelps.

Artis Disney paling produktif hari ini adalah Victor Arriagada Rios, yang lebih diketahui dengan nama Vicar. Ia memiliki studionya sendiri. Ia dan asistennya menggambar cerita yang dikirim oleh Egmont. Vicar membuat karakter Una, seorang permaisuri dari zaman batu yang berpetualang di Kota Bebek tahun 1990 dengan menggunakan mesin waktu Lang Ling Lung.

Artis penting lainnya adalah Freddy Milton dan Daan Jippes yang membuat kisah yang dinyatakan oleh beberapa orang bahwa hasilnya sebaik dengan hasil karya Carl Barks.

Artis Jepang Shiro Amano mengadaptasi Donal kedalam grafik manga dalam permainan Kingdom Hearts.

0 Ulasan:

Catat Ulasan

Langgan Catat Ulasan [Atom]

<< Laman utama