Perang Krimea
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Perang Krimea
Lukisan Franz Roubaud: Pengepungan Sevastopol (1904).
Tanggal 1853–1856
Lokasi Semenanjung Krimea,
Balkan,
Laut Hitam,
Laut Baltik,
Samudera Pasifik
Hasil Kemenangan sekutu, Perjanjian Paris
Pihak yang terlibat
Sekutu:
Perancis
Kesultanan Utsmaniyah
Britania Raya
Kerajaan Sardinia Kekaisaran Rusia
Sukarelawan Bulgarian
Kekuatan
400.000 orang Perancis
250.000 orang Britania
10.000 orang Sardinia 2.200.000 orang Rusia
4.000 orang Bulgaria
Jumlah korban
~100.000 orang Perancis[1]
35.000 orang Turki
17.500 orang Britania
2.194 orang Sardinia
tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit ~134.000
tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit
Perang Krimea (1853–1856) adalah pertempuran yang terjadi antara kekaisaran Rusia melawan sekutu yang terdiri dari Perancis, Britania Raya, Kerajaan Sardinia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Kebanyakan konflik terjadi di semenanjung Krimea, dengan pertempuran lainnya terjadi di Turki barat dan laut Baltik. Perang Krimea terkadang dianggap sebagai konflik modern pertama yang mempengaruhi peperangan di masa depan.[2]
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Perang Krimea
Lukisan Franz Roubaud: Pengepungan Sevastopol (1904).
Tanggal 1853–1856
Lokasi Semenanjung Krimea,
Balkan,
Laut Hitam,
Laut Baltik,
Samudera Pasifik
Hasil Kemenangan sekutu, Perjanjian Paris
Pihak yang terlibat
Sekutu:
Perancis
Kesultanan Utsmaniyah
Britania Raya
Kerajaan Sardinia Kekaisaran Rusia
Sukarelawan Bulgarian
Kekuatan
400.000 orang Perancis
250.000 orang Britania
10.000 orang Sardinia 2.200.000 orang Rusia
4.000 orang Bulgaria
Jumlah korban
~100.000 orang Perancis[1]
35.000 orang Turki
17.500 orang Britania
2.194 orang Sardinia
tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit ~134.000
tewas, terluka, dan meninggal karena penyakit
Perang Krimea (1853–1856) adalah pertempuran yang terjadi antara kekaisaran Rusia melawan sekutu yang terdiri dari Perancis, Britania Raya, Kerajaan Sardinia, dan Kesultanan Utsmaniyah. Kebanyakan konflik terjadi di semenanjung Krimea, dengan pertempuran lainnya terjadi di Turki barat dan laut Baltik. Perang Krimea terkadang dianggap sebagai konflik modern pertama yang mempengaruhi peperangan di masa depan.[2]

0 Ulasan:
Catat Ulasan
Langgan Catat Ulasan [Atom]
<< Laman utama