Tokoh
Wati diminkan Nona Than Sakinah – Dia memiliki kekutan pada kakinya
Romlah dimainkan Anne Ara – Ibu Wati
Bang Rojak dimainkan Syahrul Fauzi
Ceking dimainkan Omo Kucrut – Dapat berlari secepat kilat
Rin Bom Bom dimainkan oleh Adis – Dia sering dihina oleh Ceking kudanil.
Mat Gondorng dimainkan Kaganangan – Dia orangnya rakus dan memiliki kekuatan dikepalanya
Rimbi dimainkan Alhan – Bisa melakukan gerakan kapuera dan orang kaya.
Ustad Ali dimainkan Agus Kuncoro
[sunting] Episode
[sunting] Episode 1
Wati (Nona Than Sakinah) yang ingin bermain sepak bola dengan kakaknya mendapatkan pelecehan karena dirinya wanita. Yang awalnya Wati senang karena berhasil memasukkan bola menjadi sedih karena ditolak untuk bergabung dengan tim sepakbola kakaknya. Akhirnya Wati memutuskan untuk merubah penampilannya mengikuti Ronaldo. Ibu Wati, Romlah (Anne Rara) sempat kaget melihat perubahan penampilan Wati yang tiba-tiba. Iwan (Baron Y.S.) kesal melihat penampilan Wati yang memalukan dirinya. Namun berbeda dengan teman wanita Iwan, Dina (Delima Pilong), yang terlihat simpati melihat Wati.
Wati yang awalnya sedih kembali bersemangat ketika Bang Rojak (Syahrul Fauzi), Hansip kampung, memberinya semangat. Dina tanpa sengaja melihat apa yang dilakuakan oleh Wati untuk menolong Kong Ali. Dina mengajak Wati untuk mencari teman yang akan dijadikan teman satu timnya. Mereka melihat Ceking (Omo Kucrut) yang dapat berlari secepat kilat dan juga Rin Bombom (Adis) yang dapat menangkap makanannya kembali dengan cepat setelah dikerjai oleh teman-temannya. Kemudian mereka juga bertemu dengan Mat Gondrong (Tomy Kaganangan) yang memiliki kekuatan dikepalanya, dan terakhir Wati Cs bertemu dengan Rimbi (Alhan) yang memiliki kemampuan gerakan capuira.
Mpok Siti (Imas Tamborin) berusaha mencari perhatian Ustad Adi (Agus Kuncoro) yang ingin mengunjungi Mpok Romlah. Ustad Adi dan Mpok Siti kaget melihat penampilan Wati yang baru. Mpok Siti sempat cemburu melihat keakraban Ustad Adi dengan Romlah. Dina dan Wati yang sempat patah semangat saat mendaftar turnamen, akhirnya bersemangat saat melihat kehadiran rekan-rekan pilihannya dan juga dukungan Ustad Adi. Ustad Adi berusaha sabar untuk melatih bola untuk tim Wati Cs. dan hasilnya cukup baik, bahkan tendangan Wati menimbulkan gempa dikampungnya. Sempat terjadi perkelahian antara Mpok Siti dan Mpok Romlah yang memperebutkan Ustad Adi, begitupula dengan tim Wati Cs yang ditantang oleh Iwan Cs untuk mendapatkan lapangan tempat berlatih. Diawal pertandingan Wati Cs mengalami kegagalan karena tim Iwan Cs curang dalam permainan, namun dipertandingan penentuan Wati Cs berhasil mengimbangi permainan Tim Iwan Cs.
[sunting] Episode 2
Wati Cs berhasil mengalahkan Tim Iwan Cs dengan keahliannya, namun mereka kecewa karena pelatih Tim Iwan Cs mencurangi waktu pertandingan. Dengan terpaksa Tim Wati Cs melayani pertandingan penentuan, dan sesuai dugaan Tim Wati Cs, Tim Iwan Cs merencanakan niat jahat untuk memenangkan pertandingan. Tim Wati Cs kecewa karena dapat dikalahkan oleh Tim Iwan Cs. Terjadi kesalah pahaman yang membuat Mpok Siti cemburu mendengar Ustad Adi membacakan puisi untuk Mpok Romlah.
Wati yang sempat patah semangat mendapat dorongan dari Ustad Adi yang menyadarkan dirinya tentang cita-cita dan kinginannya.Iwan kecewa dengan pelatihnya yang telah membentuk Tim Inti, sedangkan mereka ditempatkan sebagai cadangan. Iwan bergabung dengan Tim Wati Cs menantang Tim Inti yang baru dibuat oleh mantan pelatihnya untuk bertanding memperebutkan tempat untuk berlatih. Dina yang ingin menyaksikan pertandingan tersebut dilarang oleh Mpok Siti. Tim Wati Cs merasa kehilangan Dina yang selalu memberikan mereka semangat. Tim Wati Cs kaget menghadapi Tim lawan yang memiliki kekuatan yang melebihi mereka.
Wati diminkan Nona Than Sakinah – Dia memiliki kekutan pada kakinya
Romlah dimainkan Anne Ara – Ibu Wati
Bang Rojak dimainkan Syahrul Fauzi
Ceking dimainkan Omo Kucrut – Dapat berlari secepat kilat
Rin Bom Bom dimainkan oleh Adis – Dia sering dihina oleh Ceking kudanil.
Mat Gondorng dimainkan Kaganangan – Dia orangnya rakus dan memiliki kekuatan dikepalanya
Rimbi dimainkan Alhan – Bisa melakukan gerakan kapuera dan orang kaya.
Ustad Ali dimainkan Agus Kuncoro
[sunting] Episode
[sunting] Episode 1
Wati (Nona Than Sakinah) yang ingin bermain sepak bola dengan kakaknya mendapatkan pelecehan karena dirinya wanita. Yang awalnya Wati senang karena berhasil memasukkan bola menjadi sedih karena ditolak untuk bergabung dengan tim sepakbola kakaknya. Akhirnya Wati memutuskan untuk merubah penampilannya mengikuti Ronaldo. Ibu Wati, Romlah (Anne Rara) sempat kaget melihat perubahan penampilan Wati yang tiba-tiba. Iwan (Baron Y.S.) kesal melihat penampilan Wati yang memalukan dirinya. Namun berbeda dengan teman wanita Iwan, Dina (Delima Pilong), yang terlihat simpati melihat Wati.
Wati yang awalnya sedih kembali bersemangat ketika Bang Rojak (Syahrul Fauzi), Hansip kampung, memberinya semangat. Dina tanpa sengaja melihat apa yang dilakuakan oleh Wati untuk menolong Kong Ali. Dina mengajak Wati untuk mencari teman yang akan dijadikan teman satu timnya. Mereka melihat Ceking (Omo Kucrut) yang dapat berlari secepat kilat dan juga Rin Bombom (Adis) yang dapat menangkap makanannya kembali dengan cepat setelah dikerjai oleh teman-temannya. Kemudian mereka juga bertemu dengan Mat Gondrong (Tomy Kaganangan) yang memiliki kekuatan dikepalanya, dan terakhir Wati Cs bertemu dengan Rimbi (Alhan) yang memiliki kemampuan gerakan capuira.
Mpok Siti (Imas Tamborin) berusaha mencari perhatian Ustad Adi (Agus Kuncoro) yang ingin mengunjungi Mpok Romlah. Ustad Adi dan Mpok Siti kaget melihat penampilan Wati yang baru. Mpok Siti sempat cemburu melihat keakraban Ustad Adi dengan Romlah. Dina dan Wati yang sempat patah semangat saat mendaftar turnamen, akhirnya bersemangat saat melihat kehadiran rekan-rekan pilihannya dan juga dukungan Ustad Adi. Ustad Adi berusaha sabar untuk melatih bola untuk tim Wati Cs. dan hasilnya cukup baik, bahkan tendangan Wati menimbulkan gempa dikampungnya. Sempat terjadi perkelahian antara Mpok Siti dan Mpok Romlah yang memperebutkan Ustad Adi, begitupula dengan tim Wati Cs yang ditantang oleh Iwan Cs untuk mendapatkan lapangan tempat berlatih. Diawal pertandingan Wati Cs mengalami kegagalan karena tim Iwan Cs curang dalam permainan, namun dipertandingan penentuan Wati Cs berhasil mengimbangi permainan Tim Iwan Cs.
[sunting] Episode 2
Wati Cs berhasil mengalahkan Tim Iwan Cs dengan keahliannya, namun mereka kecewa karena pelatih Tim Iwan Cs mencurangi waktu pertandingan. Dengan terpaksa Tim Wati Cs melayani pertandingan penentuan, dan sesuai dugaan Tim Wati Cs, Tim Iwan Cs merencanakan niat jahat untuk memenangkan pertandingan. Tim Wati Cs kecewa karena dapat dikalahkan oleh Tim Iwan Cs. Terjadi kesalah pahaman yang membuat Mpok Siti cemburu mendengar Ustad Adi membacakan puisi untuk Mpok Romlah.
Wati yang sempat patah semangat mendapat dorongan dari Ustad Adi yang menyadarkan dirinya tentang cita-cita dan kinginannya.Iwan kecewa dengan pelatihnya yang telah membentuk Tim Inti, sedangkan mereka ditempatkan sebagai cadangan. Iwan bergabung dengan Tim Wati Cs menantang Tim Inti yang baru dibuat oleh mantan pelatihnya untuk bertanding memperebutkan tempat untuk berlatih. Dina yang ingin menyaksikan pertandingan tersebut dilarang oleh Mpok Siti. Tim Wati Cs merasa kehilangan Dina yang selalu memberikan mereka semangat. Tim Wati Cs kaget menghadapi Tim lawan yang memiliki kekuatan yang melebihi mereka.

0 Ulasan:
Catat Ulasan
Langgan Catat Ulasan [Atom]
<< Laman utama